Thursday, 10 February 2011

Suddenly Sewing, Asal Muasal Menjadi "Tukang Jahit"

Suatu waktu di bulan September 2010, tanpa sengaja saya membuka video tutorial menjahit di youtube, Dengan menggunakan simple dress yang sudah kita punya, cukup dipeniti ke kain yang akan di jahit, dibuat pola berdasarkan dress yang sudah ada, dipotong, dijahit, dan jadilah sebuah dress. wow! klik sana sini, ternyata banyak sekali video tutorial tentang cara menjahit yang lebih sederhana, terlebih untuk para pemula yang kebingungan dengan cara mengukur badan sebelum menjahit.

ini video pertama yang saya lihat yang kemudian memberikan pencerahan bagi saya untuk mulai jadi "tukang jahit" ada tiga bagian, silahkan disimak, resiko ketagihan menjahit tidak ditanggung :)

  part 1

part 2

 part 3

Saya semakin jatuh cinta menjahit setelah liat koleksi videonya GiannyL. Ini salah satunya.


 
she is very talented dan sepertinya gampang banget menjahit sambil senyam senyum di depan kamera. Find more about GiannyL

Beberapa hari disuguhi puluhan video jahit menjahit plus video mesum Ar*el, saya makin kebelet menjahit dan kebelet nikah *ups. Dan dengan langkah mantap saya mengayunkan kaki, mengepalkan tangan, menyetop angkot menuju toko alat jahit menjahit. Membeli kain katun murah, tapi motifnya bagus *menurut saya, benang, dan jarum jahit tangan. Yeachh..saya bertekad,tak ada mesin tanganpun jadi! 

Tiga hari menjahit dengan hasil tengkuk ngilu, tangan sakit, ditambah ketusuk jarum, lahirlah sebuah maha karya dari tukang jahit yang tidak tahu  aturan menjahit, Rika Daniel. Here it is, maafkan untuk poto yang tidak begitu bagus resolusinya.

pink purple floral dress

Saya ketagihan dan bertekad akan menabung dan membeli mesin jahit. Masih dengan jahit tangan, saya merambah dunia mode dengan karya kedua, hahaha..

green polka dot. Belakangan setelah saya beli mesin jahit, baju ini saya jahit ulang dengan mesin. kainnya bagus, nyaman dipakai.
Setelah menabung selama dua bulan, akhirnya hari yang dinanti2kan tiba. Bulan November 2010, saya beli mesin jahit dengan keringat sendiri, huhuhu..sebenarnya pake uang sih, lagipula dikantor ada AC, jadi kerja sama sekali tidak keringatan kok :p. Sebuah Messina dengan 21 pola jahitan. Ingin beli Singer, tapi kemahalan, paling tidak Messina masih ada garansi Singer. Ini pun sudah lebih dari cukup bagi saya.

Sewy, teman baik saya setelah buku2 anak :)

pin cushion, benang, gunting, meteran

Di rumah saya praktekkan semua pola jahitannya, seru sekali ternyata. Saya seperti monyet baru dapat mainan, keranjingan ga jelas, girang gerindang bukan kepalang :D. BIARAAAN, MESIN BARU NIH! dan inilah karya pertama saya dengan Sewy *nama untuk mesin jahit yang diberikan teman saya Quyat

batik bowie *sok imut, padahal maksudnya batik dengan pita di dada
beberapa teman mulai minta dijahitkan baju, saya agak tidak berani karena saya menjahit hanya dengan perasaan, tanpa latar belakang pendidikan yang menjadikan saya sah sebagai tukang jahit bersetifikat. Tapi, yah, saya coba deh. Saya jahitkan baju untuk anak teman saya Ayu,

Zahra, anak Ayu, umurnya kira2 1,5 tahun, pas saya kirim kata Ayu bajunya kebesaran, malah muat untuk adeknya yang umur tiga tahun. aiyaa..saya gagal memperkirakan ukurannya..T__T
Selanjutnya, pesanan datang dari Risda, teman saya. Dia mau dibuatkan batik seperti diatas, lagi-lagi saya hanya memperkirakan ukurannya. Hasilnya, dihari pertama Risda pakai Batiknya, bagian ketiaknya sobek..huaaaaaaaaa....saya frustasi..T_T..saya gagal, ambil jarum, bunuh diri, tapi ga mati..

Tapi, saya pantang mundur, undur-undur minum beras kencur, kalau mundur berarti hancur!! saya harus semangat belajar terus, semakin banyak salah, semakin banyak ilmu didapat,semakin sering latihan, semakin saya bisa lebih baik kedepannya. Berikut adalah karya-karya saya selanjutnya,

green yoriu. pelajarannya, saat menggunting bahan halus harus lebih hati2 dan gunakan jarum jahit yang halus agar kain tidak berkerut.
*The Untruth: saat shooting sequel Pearl Harbour, dress inilah yang saya pakai. *The Truth: saat jalan2 dan berpoto di tepi Singapore River dress inilah yang saya pakai.

blue tafeta. salah satu baju favorit, nyaman dipakai
dipakai waktu jalan-jalan :D

brown polka dots with bow
floral blue. dress ini saya buat karena coba2 ikutan tantangan di The See Weekly, Mena The Sew Weekly, polanya diambil dari Mena The Sew Weekly
Begitulah kira-kira sejarah singkatnya saya kemudian mulai menekuni hobi jahit menjahit. Tidak masalah sih walaupun kadang teman2 memanggil saya dengan sebutan tukang jahit, atau seperti nenek-nenek hehehe..saya pikir ini hobi yang sangat bermanfaat dan pastinya saya bisa sangaaatt hemat untuk budget pakaian. Rata2 bahan pakaian yang saya beli berharga dibawah 50 ribu permeternya. Selain hemat, saya bisa pilih mode sesuka hati, tiap model baru, dapat ilmu baru. Tiap baju baru selesai dijahit, aduh, senangnya ruarrrr biasa..:D

It's a masterpiece, versi saya..hehehe.

Tertarik dengan dunia jahit menjahit? :)

16 comments:

  1. hai sewy... colek ahh..

    waah bahagianya punya hobi yang menyenangkan..
    apapun klo udah hobi meskipun tangan hancur punggung sakit tapi tetap terasa nikmat ya..
    lanjutkan gan..

    ReplyDelete
  2. ahhh .. jadi pengen bisa jahit juga ^^

    ReplyDelete
  3. Seru ya Rika, jadi ingat mbakyu sepupuku dan adikku kalo bikin baju tnggal nyontek dari baju jadi. Wah ... berarti toko thrift shop bisa jadi langganan ya :) keren nih Rika

    ReplyDelete
  4. I just can't stop sewing mba Hany..:)

    ReplyDelete
  5. menghibur baca asal muasal ini :)
    tengkyuu mba rika, udah bikin saya senyum dan tuntas baca sampai akhir...hehehe
    happy sewing :)

    ReplyDelete
  6. mbak, itu yang purple floral dress bahannya beli dimana ya? lucu ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. itu beli di toko kain dekat Ramayana Pekanbaru, kalo ga salah mba..udah lama :D..katun murahan biasa aja, kan baru belajar ceritanya, jahit tangan lagi, jd nyari yg murahan :D..motifnya aja yg lucu..hihi..

      Delete
  7. halo Mbak Rika, salam kenal. saya pembaca baru di blog Mbak Rika. setelah saya lihat videonya Gianny, setuju banget sama Mbak Rika. kayanya gampang banget motong dan jahit kainnya apalagi yang pas jahit maxi skirt hhe. anyway dress warna hijaunya cantik sekali Mbak ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal Lullaby, semoga menginspirasi :)

      Delete
  8. salam kenal yach...terinspirasi bgt jadi pengen cepet2 beli mesin jahit hehehehe

    ReplyDelete
  9. ni ak mau coba buat dress buat my beby..punya contoh jahit baju2 beby ndak say?hehehehe km bener2 menginspirasi hugh hugh hugh

    ReplyDelete
  10. Salam kenal mbak Rika...saya senyam senyum baca tulisan mbak rika..hehehe. terimakasih inspirasinya ya mbak. :)

    ReplyDelete

Hi, I love comments :)

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...