Tuesday, 15 October 2013

Hetty Feather: Jacqueline Wilson// Book Summary



Hetty Feather bertubuh kurus, kecil, dengan mata biru, dan rambut merah tinggal di sebuah pondok bersama Mama, Papa, dan saudara-saudara tersayang. Pada kenyataannya Hetty bukanlah anak kandung Mama dan Papa. Sama halnya dengan saudara-saudara lainnya, mereka dititipkan oleh panti asuhan untuk pengasuhan selama beberapa tahun, sebelum akhirnya diambil kembali oleh panti asuhan.

Satu persatu saudara asuh Hetty mulai kembali ke Panti asuhan, Saul, kemudian Martha, bahkan Hetty sendiri, di usia lima hampir enam tahun, harus kembali ke Panti asuhan Foundling Hospital bersama Gideon. Hetty tidak kerasan tinggal di panti asuhan dan terus-terusan merindukan pondok kecil, Mama dan saudaranya. Di hari pertama kedatangannya Hetty sudah membenci segala sesuatu tentang Foundling Hospital. Matron Peters, yang dijuluki si Muka Babi, memperlakukan Hetty dengan kasar, memakaikannya baju seragam jelek dengan celemek dan topi jelek, serta sepatu bot yang keras. Dia memotong cepak rambut merah Hetty yang panjang dan tidak mengizinkannya memakai celana dalam! Ditambah lagi anak perempuan dipisah dari anak laki-laki artinya Hetty harus jauh dari Gideon.

Hetty susah sekali mendapatkan teman dekat, namun demikian masih ada yang peduli dengan keberadaan Hetty. Ida, si juru masak yang baik hati, Suster Winnie, dan Polly, yang akhirnya berhasil menjadi teman dekat Hetty. Bersama Polly, Hetty mulai merasa nyaman di panti asuhan, namun semua itu berakhir ketika Polly diadopsi oleh keluarga kaya. Hetty kembali merasa putus asa, merasa seharusnya dia tidak terus-terusan menjalani kehidupan membosankan di panti asuhan dengan rutinitas yang sama setiap harinya, dan saat umur empat belas tahun akan bekerja sebagai pelayan. Bukan itu yang diinginkan Hetty. Dia sangat memimpikan kehidupan yang bebas tanpa terikat dan tidak di atur oleh siapapun. Hetty kecil masih meyakini bahwa Madame Adeline, bintang Sirkus Keliling Tanglefield yang dulu dilihatnya di desa, adalah ibu kandungnya, Hetty bertekad ingin mencari Madame Adeline.

Sebuah kesempatan datang ketika seluruh penghuni panti asuhan di undang ke Hyde Park untuk merayakan Perayaan Emas Ratu. Ada berbagai macam hiburan dan makanan gratis yang di sediakan di tenda-tenda untuk para pengunjung. Hetty begitu bersemangat hingga matanya tertuju ke sebuah tenda sirkus di seberang Hyde Park. Dia yakin bahwa itu adalah Sirkus Keliling Tanglefield. Chino si Badut, Elijah si gajah, dan tentu saja Madame Adeline pasti ada di sana! Namun, kegembiraan Hetty berubah menjadi kekecewaan karena ternyata sirkus tersebut bukan Sirkus Keliling Tanglefield. Dibalik kekecewaan, si penjaga sirkus memberitahu bahwa mungkin Sirkus Keliling Tanglefield akan tampil di Hampstead Heath. Hetty berjuang sekuat tenaga menuju Hampstead Heath, berjalan susah payah diantara lautan manusia yang tumpah ruah menyaksikan parade Perayaaan Emas Ratu, sementara kaki kecilnya seperti terbakar dibalut sepatu bot yang keras. Beruntung sekali sepasang pasangan muda yang baik hati mangajak Hetty menuju Hampsetad Heath dengan menaiki omnibus.

Sesampainya disana, kegembiraan Hetty berlipat-lipat karena ternayata benar! Sirkus Keliling Tanglefield akan tampil di sana. Hetty menemui seseorang untuk bertanya dimanakah Madame Adeline si Bintang Sirkus. Seseorang dari sirkus mengarahkan Hetty menuju sebuah gerbong khusus tempat Madame Adeline beristirahat sebelum tampil. Hati Hetty bergejolak, tidak sabar menemui seseorang yang diyakini sebagai ibunya. Hetty begitu yakin karena rambut mereka sama-sama merah. Dengan bimbang Hetty mengetuk pintu gerbong, seorang perempuan tua bertubuh gemuk, dengan rambut putih dan keriput membuka pintu. Hetty sama sekali tidak mengenali, si perempuan mempersilahkan Hetty masuk. Hetty mengutarakan niatnya ingin bertemu Madame Adeline, perempuan itu hanya tersenyum sambil memasang sebuah wig berwarna merah di kepalanya. Dialah Madame Adeline, dialah si bintang sirkus dengan atraksinya yang luar biasa bersama enam ekor kuda poni. Dialah Madame Adeline yang mengajak Hetty kecil berdiri di salah satu punggung poni dulu. Madame Adeline tidak lagi secantik dulu, tidak seramping dulu, dan ternyata rambut merahnya palsu. Kali ini Hetty benar-benar merasa hancur, keyakinannya pupus, Madame Adeline tidak mungkin ibu kandungnya, sudah pasti, karena dari pengakuan Madame Adeline, dia tidak mungkin punya bayi sebab rahimnya sudah rusak sejak lama karena kecelakaan waktu latihan sirkus. Madame Adeline adalah perempuan yang baik, dia menghibur Hetty dan mengijinkannya menonton pertunjukan bahkan tampil sekali lagi seperti dulu. Hetty merasa kecewa, perlahan dia pergi meninggalkan tenda sirkus.

Tidak mungkin Hetty bisa kembali ke rombongan panti asuhan tepat waktu karena sudah pasti semuanya sekarang kembali ke panti. Dia tidak ingin kembali ke panti, dan tidak ingin dihukum oleh Matron Bottomly Bau yang jauh lebih mengerikan daripada Matron Peters Muka Babi. Dia memutuskan untuk tidak kembali ke panti asuhan. Hetty kembali ke Hyde Park, tidur diatas semak-semak, esok harinya mandi di kolam yang ada di taman, dan dapat uang untuk makan dari mengemis tanpa sengaja. Hetty yang lelah dan ketakutan menangis di tepi jalan, orang-orang yang berjalan merasa kasihan dan mengira dia seorang pengemis sehingga mereka melemparkan koin-koin ke arahnya. "Oh, ini mudah sekali!" seru Hetty girang. Hetty membeli beberapa potong roti dan secangkir teh. Malam berlanjut, dia masih berkeliaran dijalanan. Ketika seorang pria mengerikan mencoba mencelakainya, Hetty diselamatkan seseorang. Sissy, si gadis penjual bunga, memukul pria tersebut dengan keranjang bunganya dan berhasil menyelamatkan Hetty. Sissy mengajak Hetty bermalam di rumahnya. Oh ternyata, Sissy miskin sekali, tinggal di bangunan yang sudah hampir roboh bersama adiknya Lil dan ayah pemabuk.

Keesokan harinya, Hetty mengikuti Sissy berjualan bunga di St. Martin. Tiba-tiba mereka dihampiri seorang perempuan yang mengaku bernama Mrs. Smith. Hetty merasa mengenal wajah Mrs. Smith, namun tidak dapat mengingat kapan dia pernah bertemu. Mrs. Smith adalah seorang penulis cerita anak-anak, dia merasa perlu menemui anak-anak jalanan sebagai bahan untuk ceritanya. Mrs. Smith mentraktir Hetty dan Sissy makan di restoran mewah sambil meminta Sissy dan Hetty bercerita tentang keadaan dan pengalaman mereka sebagai anak jalanan. Sissy bercerita apa adanya, meskipun sedikit berbohong ketika menceritakan ayahnya. Namun, Hetty bercerita dengan panjang lebar dan sedikit dilebih-lebihkan. Mrs. Smith tau bahwa Hetty mengarang semua ceritanya, dan yang lebih mengejutkan lagi, dia tahu Hetty berasal dari panti asuhan Foundling Hospital. Tentu saja Mrs. Smith tahu tentang berita anak bernama Hetty Feather yang menghilang di hari Perayaan Emas Ratu setelah semua koran di Kota London menulis tentang itu. Mrs. Smith meminta Hetty untuk kembali ke Panti Asuhan, bagaimanapun juga dia tidak bisa hidup di jalanan. Tapi, Hetty takut sekali akan dihukum oleh Matron Bottomly Bau jika kembali ke panti asuhan. Mrs. Smith bernjanji Hetty tidak akan dihukum karena dia baru saja diangkat sebagai dewan governor untuk panti asuhan, yang artinya memiliki kekuasaan lebih daripada Matron Bottomly Bau. Sebelumnya, Mrs. Smith yang baik membelikan Hetty buku catatan, pena bulu, dan tinta agar dia bisa melatih kemampuan menulisnya, menurut Mrs. Smith Hetty sangat berbakat mengarang cerita.

Kembalinya Hetty disambut suka cita penghuni panti asuhan dan yang paling bahagia adalah Ida si juru masak baik hati. Saat melihat Hetty di ruang makan, Ida pingsan. Hetty menyusul Ida ke kamarnya, saat tersadar Ida memeluk Hetty penuh haru hingga tanpa sadar menyebut Hetty sebagai anak kandungnya. Ida bercerita bahwa ayah kandung Hetty, bernama Robert, pergi berlayar dan tidak pernah kembali. Ida melahirkan Hetty seorang diri dan dengan sangat berat harus menyerahkannya ke panti asuhan karena khawatir tidak bisa merawat Hetty dengan baik. Meskipun demikian, Ida selalu menyimpan kasih sayangnya untuk Hetty. Bertahun dia bertahan hidup di penampungan demi mendapatkan referensi agar bisa bekerja. Tepat ketika Hetty kembali ke panti asuhan, Ida melamar dan mendapatkan pekerjaan di sana. Semuanya demi untuk lebih dekat dengan Hetty. Bagi Hetty tentu saja ini adalah sebuah kejutan sekaligus berita gembira. Tiada yang lebih diinginkan Hetty selain seorang ibu sebaik Ida.

*petualangan Hetty Feather masih berlanjut ke buku kedua. Ditunggu summary nya yaa..bukunya masih dibaca..heheh :D

*ps:
terakhir bikin summary tahun 2011, benar2 keterlaluan..hihih..sekarang udah saatnya bikin summary lagi agar suatu saat bercerita untuk anak tidak lupa alur ceritanya :)


No comments:

Post a Comment

Hi, I love comments :)

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...